LMK Kelurahan Tomang periode 2024–2027 pada tahun 2026 ini memposisikan diri sebagai mitra strategis Lurah Tomang dalam menyelenggarakan pemerintahan yang partisipatif. Mewakili setiap RW di wilayah Tomang (termasuk sinergi kuat di RW 013), LMK berfungsi sebagai wadah untuk menampung, menyalurkan, dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat agar selaras dengan kebijakan pembangunan Provinsi DKI Jakarta.
Di tahun 2026, LMK Kelurahan Tomang fokus pada empat pilar utama:
Anggota LMK Kelurahan Tomang tahun 2026 dikenal sebagai figur yang "Turun ke Bawah" (Turba). Mereka bukan sekadar perwakilan administratif, melainkan tokoh lapangan yang:
LMK Tomang bekerja secara kolaboratif dengan berbagai elemen, mulai dari ASN Kelurahan, Pustu Tomang (dalam isu kesehatan), hingga para Kader Jumantik dan PKK. Sinergi ini menciptakan ekosistem kerja yang solid, di mana kebijakan pemerintah dapat tersampaikan dengan bahasa yang humanis kepada warga, dan keluhan warga dapat dicarikan solusinya secara cepat oleh pihak Kelurahan.